Distance Very Long till you can reach it
"Harusnya kl namanya begini mukanya lucu kek gini"
"emang knp buk"
"soalnya km judes jutek masa dia jg garang"
"kaya singa ama macan itu"
"............widiii menyeramkan ya"
Oke aku bahas Minguk dulu ya
Pliss Minguk adalah bocah paling lucu yang pernah kutemui. Kalo bentuknya kaya Minguk mending tak jadiin anak aja deh,jangan tumbuh biar tetep lucu ky gitu
Macan : bagiku macan terutama Ayah Macan adalah ayah yang cool dia rela berburu demi anak-anaknya kenyang daging toh Ibu Macan juga sayang banget ama anaknya,apalagi kalo ada yang ganggu widii dah tau kan .. tp Ibu Macan takkan tega makan anaknya sendiri.
Jangan bandingin Minguk ama kamu yg garangnya bak Macan krn Minguk lebih suka dibandingin ama Tyranosaurus.
***
Karena kita posisinya masih sama-sama libur dan sendiri *eh* akhirnya kita memutuskan ...
Berlibur sendiri-sendiri *hloh*
Katanya dia mulai prihatin sama diri sendiri kurang ekspansi wilayah *kowe raja po piye sih?* dan berencana melebarkan sayap kuda untuk memperluas daerah kekuasaan. Dan liburan sama aku tuh malah ngrepotin karena kalo orang-orang menikmati wisata karena alamnya dan aku bukan tipe anak alam-alam. Susah kan
Satu lagi kalo menurut dia belanja terbaik adalah mencari bagus dan murah
Kalo aku kl dah nemu barang bagus sabet aja deh mumpung diskon daan jangan kedip. Sekali kedip tuh barang dah disambet orang.Sayang kan
Akhir-akhir ini aku jadi sering pergi kemana-mana sendiri ,gabayangin kan kalo 2 orang beda prinsip ekonomi bersama-sama memburu barang itu malah The War Just Begin Coming Soon Never End.
Dan endingnya masih berkutat ego masing-masing. You are right dan saat ini lebih baik menghabiskan ego masing-masing.
***
Nah sore itu pembahasannya LDR. Banyak juga yang sukses LDR. Tapi menurutku LDR bukan hanya sebatas jarak atau cinta yang digenggam dalam jarak yang panjang. Lebih dari itu. Orang yang tiap hari ketemu sama pasangannya bisa saja LDR--berdekatan tapi cinta yang jauh sulit untuk digenggam atau jarak yang berkilo mil-mil namun keyakinan mereka yang sedekat nadi. Mungkin bagiku LDR lebih pas disebut prinsip. *aku mulai sok pinter keanya duh ampun mz*
Aku nggak pernah merasa LDR karena jatuh bangun pelajaran yang menamparku justru mengarahkan jarak yang lebih dekat. Keyakinan yang lebih dekat. Kalau kita LDR bagaimana kita bisa menyadari jarak kita susah dijauhkan seperti ini?
Udah deh jarak tuh cobaan bukan cobaan untuk masalah cinta yang dangkal tapi tentang kamu berkomitment dengan orang tercinta sekitarmu,orang tuamu, bagaimana dia percaya padamu bahwa kamu baik-baik saja,bisa jaga diri disana.
Karena jaga diri itu bermakna luas, jaga diri dari pergaulan,jaga diri dari apa yang tidak mereka inginkan, jaga diri memastikan dirimu baik-baik (SoBaeBae,2016)
Karena LDR yang paling menyakitkan adalah LDR sama Allah. Jangan sampai karena Dia lebih dekat dari nadi kita. Jangan dan ga akan LDR sama Allah :3 (By Aku, 2016)
Kita berada di lingkungan yang berbeda mungkin kau ditempatkan di sabana yang terjal sedang aku ada di sebuah gurun yang subur namun sesekali kering kerontang. Kerontang yang kubuat sendiri. Aku takut ....takut akan terjal itu.
"Macam apa aku ini, apakah kamu pernah menemui perempuan yang sepertiku? Ga pernah khawatirin kabarmu kondisimu semua hal yang seharusnya dipedulikan terhadap orang yang menurutnya dicintainya?"
"Kamu mungkin orang yang paling ga peduli tentangku itu benar...tanpa tapi"
"Aku gabisa peduli sama kamu, saat ini aku gabisa, untuk menyebut namamu saja aku takut keliru, dan aku harus pelan-pelan dengan intonasi yang tepat agar semuanya dianggap biasa....dan aku akan berusaha biasa.......paling jauh. Bahkan menyebut namau di dairyku saja harus ku pastikan cuma aku saja yang baca"
"Memangnya aku tidak, bahkan aku berusaha tidak mengenalmu. Biar kata orang suatu hari nanti mengganggap kita baru bertemu .......meski perjalanan doa sudah sejauh ini. Agar kalo kejadiannya beda, cuma doa kita yang tau"
"Aku kalo berdoa minta yg terbaik aja menurutNya ga nyebut namamu ik...tapi Allah kan tau isi hati manusia kan ya"
"Jangan kecewa kalo nantinya kamu bersamanya bukan nama yg sering kamu tulis"
Aku terhenyak
"Iya..kamu?"
"Aku yakin aku akan bersama orang yang aku sebut istri pertana kali dan selamanya setelah aku menjabat tangan ayahnya. Aku pasti bertamu untuknya"
"Jangan lelah berdoa agar dia lekas bertamu dirumahmu,semoga perjalanannya dimudahkan"...
"Aku lebih percaya doa ibuku saat dia di Tanah Suci dia bercerita....dan tatapan matanya ke aku seakan dia tau sebenarnya doa dia yang isinya aku dpt laki-laki yang baik itu adalah ...."
"Adalah laki-laki itu juga.." Kelakarnya "Yaudah sih aku gapeduli si siapa kamu, yang penting aku berdoa bahwa ibunya anak-anak nanti adalah dia yang terbaik"
"Aku juga gapeduli sih dan aku akan seperti biasanya kalo kita bertemu bahkan menengok kamu pun tidak" Aku dengan tangguh mengatakan seperti itu
Adalah tentang didekatkan atau dijauhkan meski kita senang hati menyambutnya atau mati-matian mengelaknya. Kau akan mengalami dua antonim itu tapi yakinlah setelah kau mendekatiNya maka kakiku ini akan berjalan mengarahkan ruang yang kau bangun. Aku pasti bertamu ~ Dari seorang lelaki dalam doanya
We trust
Sekarang aku berasa bahagia banget or i'm on good mood. Kita tumbuh dari bocah hingga dewasa, ya pra-dewasa kusebut ini. Kita tumbuh mulai dari cinta yang menggebu-gebu hingga sama-sama posesif ingin memiliki, hingga cemburu buta yang terjadi. Itu menguras keringat dan air mata....dan tenaga. Dari tahun ke tahun bae, pelajaran itu datang bahwa tidaklah kita berusaha saling sikut menyikut untuk memiliki,kita tidak punya apa-apa.
Kata yang sepele kamu lontarkan ke aku
"kamu pasti bisa yan"
"tapi aku takut, yah doain lah biar bisa kek km"
"udah ku bilang pada masanya kamu pasti bisa"
dan sekarang aku tau kenapa kamu selalu bilang semudah itu ke aku, karena pada akhirnya aku bisa mendapati apa yang aku khawatirkan. Thanks God.
Aku bingung memulainya, tapi seperti yang kamu bilang bahwa ini adalah bukan sekedar memiliki. Seperti yang selalu kamu bahas bahwa mau berapapun kita mencoba bersama ketika itu bukan kehendakNya, atau bahkan "kalau ternyata aku baru ketemu kamu detik ini,yan maka kita bisa bersama menuju cahayaNya". Seperti senja saat kamu berpamitan merantau, aku tau merantau adalah bagian dari keegoisan masing-masing (seperti aku yang bersikukuh tetap dikota kelahiranku). "Kamu gaperlu mengkhawatirkanku, pun aku berusaha gak akan mengkhawatirkanmu" senyumya dia berkata " kita gaboleh mengulangi ulah kita dimasa bocah, masa aku harus nanya kamu lagi sama siapa, aku jg tau pasti km ga akan kelaparan cuma buat nungguin aku ngingetin kamu makan atau... apakah ada cowok sekampusmu yg lagi deketin kamu?"
Dia bikin aku berpikir berkali-kali. Banyak yang dia sampaikan. Ah ini yang ku sebut dia benar-benar tahap seimbang. "Aku ga boleh berharap sama kamu, kamu gaboleh berharap sama aku. Kita berharap sama Maha yang Menyatukan" Kalau ternyata kamu nanti bersama siapapun atau aku yang berbeda jalanpun,kita harus legowo.
Oke
Tunggu,aku merasa gelisah mendengarnya. Kenapa kamu bisa berbicara setegar itu, kelakarku. "Kamu harus yakin, yakin apa yang akan terjadi pada mu,pada kita, tapi sejauh ini aku sangat yakin. Emang kamu gapernah berpikiran kalau nanti aku kerja jauh,berjauhan sekali denganmu,kita ga semudah lagi untuk sekedar bertukar kabar, atau nanti kesibukanku hingga sulit untuk pulang kerumah. Tapi aku yakin, kalo ga yakin namanya bukan cinta"
Jadi kamu yakin?
"Keyakinan itu kusebut cinta, aku tak perlu khawatir apa yang terjadi setelah ini. Aku bahagia ya karena aku yakin tadi"
Oke
Aku heran mau dia sepele atau serius, itu pasti aku rasain pengaruhnya. Setelah masa kedua setelah meniti keegoisan masing-masing....yah aku yakin sekarang! Ketika sempat pulang,masih sempat(juga) makan panas-panas dideket rumahku, emang dipikir kita ngobrolin apa? Nggak kita cuma makan doang karena setiap nungguin pasti posisi udah kedinginan dan kelaperan, atau vidcall yang sudah biasa aku reject , entah susah sinyal atau emang dasarnya aku males diganggu haha. Atau tiba-tiba dia foto ama cewek, foto posisi muka berbulu dan rambut dikucir karena kepanjangan...biar nonongnya makin hits itu ga ngaruh karena rasanya udah masa bodoh banget deh gituan mah. Terus kamu juga lebih dari masa bodo,kalo aku cerita dideketin cowok :/ "aku gak yakin kamu mau gak yan haha". Satu lagi, ibuku bilang, dari papamu kl beliau bebaskanmu tp kamu tetep tanggung jawab gitu..nahkankuterharu.
Aku sih itu,kamu sih gitu. Keyakinan yang melahirkan keikhlasan satu sama lain. Kamu juga tau kan bapak sama ibu jarang banget saling menanyakan gimana-gimana. Kenapa mereka bisa kek gitu? Karena menjalaninya dengan keyakinan,keikhlasan dan kepercayaan, Kepercayaan hanya kita berikan nanti saat kepercayaan itu memang harus ditumbuhkan secara abadi.
Ambilah ranting yang Dia berikan. Jangan ranting yang kamu inginkan.
After so many-many-many years i could say thanks for coming to my life. you're not special but you give me perfect learn. Let'sbehappyanvaftersixyears ( because minus 1 year :") )make us sixpack.
Someone said
Kan kamu mau perang yan, jadi kalau perang ya menghadap ke depan. jangan pernah menengok ke belakang. Karena musuh ada di depan kita. Siapkan pelurumu. Masa dulu selalu kalah karena di belakang. Katanya, jagoan selalu datang di akhir. Ah Allah, Allah pasti tau yang terbaik :) Ikhlas :D
Yellow then blue oh grey
- Tere Liye"Bahkan bekas luka fisik pun kita tidak tahu. Seseorang yang berdiri di hadapan kita, boleh jadi di punggung, dada, lengan, paha, penuh dengan bekas luka fisik, tapi tertutup oleh pakaian, dan kita tidak pernah tahu.
Apalagi bekas luka hati. Kita lebih tidak tahu lagi. Seseorang di hadapan kita, selalu tersenyum, terlihat bahagia, boleh jadi penuh bekas luka di hati. Bekas-bekas luka yang memberikan pemahaman baik, dan kini membuatnya bahagia.
Ketika kita tidak bisa melihatnya, maka bukan berarti bekas luka itu tidak ada."
Van Der Wijk #4
"...Kalau kau tahu! Sudah sedari lama keindahan dan kecantikan dunia ini terlepas dari hatiku, laksana rontoknya bunga yang kekurangan air dari jembangan. Sudah sekian lama kehidupan ini saya palsukan, saya hadapi dengan hati remuk. Karena kekuasaan iblis telah merajalela di atas hati manusia. Cuma satu saja yang kulihat paling suci, ialah kau, kau sendiri! Pada diri kaulah bertemunya lambang dari kesucian dan kemurnian, yang dipenuhi oleh cinta yang ikhlas. Sebab telah kau sambut tanganku yang lemah, sebab telah kau terima suaraku yang parau, diwaktu orang lain membenciku, lantaran miskinku, papaku dan kurang bangsaku. Hanya kau seorang! "- Surat pertama Zainuddin kepada Hayati
Van Der Wijk #3
"Jangan sampai terlintas dalam hatimu, bahwa di dunia ada satu bahagia yang melebihi bahagia cinta. Kalau kau percaya bahwa kebahagiaan selain cinta, celaka diri kau. Kau menjatuhkan vonis kematian ke atas dasar diri kau sendiri"- Surat kedua Zainuddin kepada Hayati
Langganan:
Postingan (Atom)



